|
Sehari, Minimal Belajar Sepuluh Jam
Anas Maulidi Utama XI IPA 8 SMAN 5 Surabaya Peraih Medali Perunggu International Olympiad on Astronomy and Astrophysic
Kesuksesan bisa berawal dari rasa suka. Percaya, deh, Kanca Muda. Kalau perasaan positif itu sudah terselip di hati, semangat secara otomatis bakal mengikuti dan hasilnya pasti jauuuuh lebih baik. Nggak percaya? Anas bisa jadi bukti dan panutan kamu! Kecintaannya pada bintang jadi pendongkrak prestasinya di olimpiade internasional. Wow!
Tapi, rasa suka dan semangat saja memang nggak cukup buat mengantarkan kita melangkah ke podium prestasi tertinggi. Ada faktor lain yang nggak kalah penting. Nasib baik? Bisa jadi. Tapi, usaha adalah nomor satu!
Tahun lalu, Anas berhasil mendapatkan kelungan medali perunggu atas prestasinya pada International Olympiad on Astronomy and Astrophysic. Sejak kecil, Anas memang mengaku sudah jatuh cinta pada bintang. Kecintaannya ini membuat dia tertarik untuk mengetahui dan mengkaji lebih dalam tentang benda langit yang cantik tersebut. Maka, saat diminta menjadi wakil sekolah untuk ikut seleksi olimpiade astronomi, Anas nggak berpikir dua kali. Seluruh usaha dia curahkan untuk ajang tersebut.
Tiga bulan lamanya Anas harus pisah dari keluarga untuk mengikuti tahap seleksi. Atas kerja kerasnya, dia berhasil lolos. Karantina selama 1 minggu pun harus dia lakoni. Selama itu, Anas bisa dibilang putus kontak dengan dunia remaja yang hura-hura. Seluruh waktunya habis untuk belajar.
Dalam sehari, Anas harus bertarung dengan waktu untuk menyikat habis materi-materi tentang astronomi. Bayangkan, dalam sehari, Anas minimal menghabiskan waktu sepuluh jam buat belajar! “Resminya, waktu belajar yang dianggarkan memang cuma 7 jam. Jam 10 pagi sampai jam 5 sore. Tapi, semua peserta inisiatif belajar sendiri biar nggak ketinggalan. He he he..” ungkap Anas. Jadilah dia menambah porsi belajarnya, mulai jam 7 malam sampai jam 1 pagi! “Jadi, baru tidur sekitar jam 2-an, trus bangun lagi deh jam 5. Aktivitas lagi.” kata Anas.
Perjuangan Anas siang-malam nggak sia-sia dong, Kanca Muda. Pada ajang tersebut, dia dinobatkan sebagai juara tiga. Ck ck ck.. Hebat banget ya, dia mau struggle buat menggapai prestasi tersebut. Salute! (putri)
|